Langsung ke konten utama

PROJECT TEAM


Project Team adalah semua personil yang tergabung dalam organisasi pengelola proyek. Terdiri dari personil fungsional, organisasi induk, dan personil inti dari tim.

Anggota Tim Proyek:

Manager adalah orang yang bertanggungjawab untuk mengatur, mengelolah, dan mengawasi pelaksaaan hingga penyelesaian suatu proyek.

Project office, Staf pendukung manajer proyek
  • Hanya bertanggung jawab pada manajer proyek
  • Bertanggung jawab menangani pekerjaan perencanaan jadwal, anggaran, desain dan rekayasa serta kegiatan pendukung lainnya.
Tanggung jawab  Manajer Proyek
·       Menyerahkan hasil akhir proyek berdasarkan kriteria waktu, biaya dan performansi yang telah ditetapkan, termasuk profit yang ditargetkan.
·       Melaksanakan tugas-tugas yang didelegasikan oleh pihak manajemen yang diatasnya.
Secara garis besar tanggungjawab manajer proyek adalah :
·       Merencanakan kegiatan-kegiatan dalam proyek, menyelesaikan kendala pekerjaan, penjadwalan dan penganggaran.
·       Mengorganisasikan,  memilih   dan  menempatkan orang-orang dalam tim proyek.
·       Mengorganisasikan dan mengalokasikan sumberdaya.
·       Memonitor status proyek.
·       Mengidentifikasi masalah-masalah teknis.
·       Titik temu dari para konstituen: subkontraktor, user, konsultan, top management.
·       Menyelesaikan konflik yang terjadi dalam proyek.
·       Merekomendasikan penghentian proyek atau pengerahan kembali sumberdaya bila tujuan tidak tercapai.

Kompetensi dan Orientasi MP

·       Kemampuan manajerial
·       Kompetensi teknis fungsional
§  Kombinasi diantara kedua hal tersebut sangat dipengaruhi oleh jenis proyek yang dikerjakan

·       Dasar pengetahuan :
§  Penggunaan alat-•alat manajemen seperti estimasi biaya, cash flow, penganggaran, insentif dan hukuman
§  Jenis kontrak dan konsekuensi
§  Pengendalian manajemen

Kategori kualifikasi MP

·       Karakteristik Personal
·       Karakteristik personal yang sebaiknya dimiliki seorang Manajer Proyek antara lain:
§  Mempunyai fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi yang tinggi
§  Mempunyai kemampuan memimpin dan punya inisiatif
§  Percaya diri, bisa meyakinkan orang lain
§  Punya disiplin
§  Seorang generalis
§  Bisa menemukan masalah sekaligus membuat keputusan
§  Mampu menyeimbangkan antara masalah teknis dengan waktu, biaya dan faktor manusia
·       Ketrampilan Perilaku
§  Yang termasuk dalam kualifikasi ini antara lain kemampuan mendengarkan secara aktif, komunikator yang baik, bisa menjalin jaringan komunikasi informal.
§  Membangun kepercayaan dalam tim, menumbuhkan semangat tim.
§  Menguasai istilah•-istilah teknis yang mungkin digunakan oleh bawahannya untuk memperlancar proses komunikasi.
§  Ketrampilan bisnis, kemampuan ini akan sangat menunjang  keberhasilan   dalam   mengelola suatu proyek.
·       Kemampuan dalam ketrampilan bisnis, meliputi :
§  Pemahaman mengenai organisasi dan masalah bisnis itu sendiri
§  Pemahaman mengenai manajemen secara umum yang meliputi: pemasaran, pengendalian, pembelian, hukum
§  Administrasi karyawan dan konsep umum mengenai keuntungan
§  Kemampuan mengubah kebutuhan bisnis menjadi kebutuhan proyek
§  Punya kemauan kuat dan aktif untuk mengajari, melatih dan mengembangkan kemampuan bawahan
·       Kemampuan Teknis
§  Seorang manajer proyek mampu mengambil keputusan tentang hal-•hal yang berhubungan dengan masalah teknis. Untuk itu perlu mengetahui aspek teknis dari proyek yang ditangani.
§  Dalam   proyek    yang rendah   kandungan teknologi, pemahaman teknis bisa didapat dari pengalaman     maupun   latihan•-latihan    yang bersifat informal.
§  Untuk proyek yang melibatkan teknologi tinggi, pengetahuan mengenai ilmu dan rekayasa sangatlah penting dimiliki seorang manajer proyek.

Contract Administrator

Contract administrator terlibat dalam :
·       penyiapan proposal,
·       negosiasi kontrak,
· mengintegrasikan keperluan dalam kontrak dengan rencana proyek,
·  mengidentifikasikan dan mendefinisikan perubahan-perubahan terhadap lingkup proyek,
·       mengkomunikasikan penyelesaian tahap-•tahap penting,
·       dokumentasi masalah hukum, modifikasi kontrak.

Project Controller

Tugas project controller adalah :
·  membantu manajer proyek dalam perencanaan, pengendalian, pelaporan, dan evaluasi.
·  Bekerjasama dengan manajer fungsional dalam mendefinisikan tugas dan hubungan tugas antar bagian.
·menentukan orang-•orang yang bertanggungjawab untuk mengendalikan tugas, memonitor kemajuan pekerjaan, mengevaluasi jadwal dan kemajuan biaya, merevisi estimasi waktu dan biaya untuk menyelesaikan proyek.

Project Accountant

Tugas Project Accountant adalah :

  • ·       Membantu pekerjaan akuntansi dan finansial dari manajer proyek
  • ·       Membantu mengiden tifikasikan tugas yang perlu dikendalikan,
  • ·       Menyiapkan estimasi biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu,
  • ·       Menginvestigasi masalah-•masalah finansial.


Customer Liason

Tugas Customer Liason adalah :
  • ·       Merupakan perwakilan teknis klien atau user dalam tim proyek.
  • ·  Berperan serta dalam pembahasan teknis dan mereview apa yang sedang berjalan dan membantu dalam pengubahan kontrak,
  • ·       Bertanggungjawab menjaga hubungan baik kontraktordan customer.


Production Coordinator

Tugas Production Coordinator adalah :

·       Merencanakan, memonitor, dan mengkoordinasikan aspek-aspek produksi.
·       Tanggung jawabnya meliputi :
§ Mereview semua dokumentasi engineering yang dikeluarkan untuk manufacturing,
§  Memonitor    pengadaan dan  perakitan komponen,
§  Memonitor ongkos produksi,
§ Membuat jadwal untuk aktivitas yang berhubungan dengan produksi.

Quality Assurance Supervisor

Tugas QAS :

Mengatur dan membuat prosedur pemeriksaan untuk memastikan pemenuhan kualitas sesuai kebutuhan.

Stakeholder adalah suatu masyarakat, kelompok, komunitas ataupun individu manusia yang memiliki hubungan dan kepentingan
terhadap suatu proyek
Stakeholder :
  • ·       Anggota tim proyek
  • ·       Customer
  • ·       Manajer fungsional
  • ·       Pengguna
  • ·       Supplier

·       Beberapa anggota lain :
§  Pemegang saham
§  Kreditor
§  Lingkungan

Stakeholder Analysis

Stakeholder sangat berpengaruh dalam kesuksesan sebuah proyek.

Aktifitas Manajemen Stakeholder

·       Mengidentifikasi stakeholder
·       Mengumpulkan informasi terkait dengan stakeholder
·       Menentukan posisi stakeholder terhadap proyek
·       Menentukan kelebihan dan kekurangan stakeholder
·       Mengembangkan strategi manajemen stakeholder
·       Memprediksi reaksi stakeholder dan alternatif solusi
·       Mengimplementasikan strategi stakeholder
·       Mengevaluasi hasil dan penyesuaian






Komentar

Postingan populer dari blog ini

MPPL TUGAS 1

NAMA   : Subhan Maulana RP    : 5115100149 Manajemen Perancangan Perangkat Lunak (MPPL D) 1. Apa yang disebut software process dan software product, jelaskan ? Software development process atau software development lifecycle, adalah struktur yang digunakan dalam pembangunan produk perangkat lunak. Software process direpresentasikan sebagai kumpulan fase kerja yang diaplikasikan untuk mendesain dan membangun perangkat lunak. Tidak ada software process yang ideal, dan sebagian besar organisasi sudah mengembangkan pendekatan mereka sendiri terhadap pengembangan perangkat lunak. Software development process sebaiknya memanfaatkan penggunaan sumber daya manusia (SDM) dan karakteristik spesifik system yang sedang dibangun secara maksimal. Setiap proses perangkat lunak harus mencakup empat aktivitas berikut: Software Specification (Requirement Engineering): Menentukan fungsionalitas utama dan batasan dari sebuah software Software Design and Implementation: ...